Tampilkan postingan dengan label Fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fisika. Tampilkan semua postingan

21 Juli 2017

Inilah Pengertian Gelombang, Manfaat, Sifat, Jenis, Besaran, Rumus dan Contoh Soal Gelombang Lengkap

Gelombang : Pengertian, Manfaat, Sifat, Jenis, Besaran, Rumus dan Contoh Soal Gelombang Lengkap – Gelombang adalah suatu bentuk getaran yang merambat pada suatu medium. Yang disebut gelombang adalah gelombang yang merambat bukan zat medium perantaranya. Satu gelombang dapat dilihat panjangnya dengan menghitung jarak antara lembah dan bukit (gelombang tranversal) atau menghitung jarak antara satu rapatan dengan satu renggangan (gelombang longitudinal). Cepat rambat gelombang adalah suatu jarak yang ditempuh oleh gelombang dalam waktu satu detik.

Gelombang

Manfaat Gelombang

Pemanfaatan gelombang mempertimbangkan berbagai sifat gelombang yang ada di sekitar kita. Misalnya:
  • Pada gelombang TV dan Radio untuk komunikasi.
  • Pada gelombang Micro yang dimanfaatkan untuk memasak makanan (microwave)
  • Pada gelombang bunyi yang sangat membantu pada bidang kesehatan, yaitu Ultrasonik pada peralatan USG untuk memeriksa ada tidaknya penyakit.

Sifat Sifat Gelombang

Dipantulkan (Refleksi)

Dalam pemantulan gelombang berlaku hukum pemantulan gelombang, yaitu:
“Besar sudut datangnya suatu gelombang sama dengan sudut pantul gelombang”. Gelombang datang, gelombang pantul dan garis normal terletak pada satu bidang datar.

Dibiaskan (Refraksi)

Pembiasan gelombang adalah pembelokan arah rambat gelombang karena melalui medium yang berbeda kerapatannya.

Dipadukan (Interferensi)

Perpaduan gelombang terjadi apabila terdapat gelombang dengan frekuensi dan beda fase saling bertemu. Hasil dari interferensi gelombang akan ada 2, yaitu konstruktif atau saling menguatkan dan destruktif atau saling melemahkan. Interferensi Konstruktif ini terjadi saat 2 gelombang bertemu pada fase yang sama, sedangkan interferensi destruktif terjadi pada saat 2 gelombang bertemu pada fase yang berlawanan.

Dibelokkan (Difraksi)

Difraksi gelombang adalah pembelokkan/penyebaran gelombang jika gelombang tersebut melalui celah. Gejala difraksi akan semakin tampak jelas apabila celah yang dilewati semakin sempit.

Dispersi Gelombang

Dispersi adalah penyebaran bentuk gelombang saat merambat melalui suatu medium. Dispersi tidak akan terjadi pada gelombang bunyi yang merambat melalui udara atau ruang hampa. Medium yang dapat mempertahankan bentuk gelombang disebut medium nondispersi.

Dispolarisasi

Polarisasi adalah peristiwa terserapnya sebagian arah getar gelombang sehingga hanya tinggal memiliki satu arah saja. Polarisasi hanya akan terjadi pada gelombang transversal, karena arah gelombang sesuai dengan arah polarisasi dan sebaliknya, akan terserap apabila arah pada gelombang tidak sesuai dengan arah polarisasi celah tersebut.

Jenis Jenis Gelombang

Ada banyak macam macam jenis gelombang yang dikelompokan berdasarkan medium, arah getaran dan arah rambat dan juga amplitudonya.

Berdasarkan Medium Gelombang

Berdasarkan mediumnya, gelombang dibagi dua, yakni:

Gelombang Mekanik
Gelombang mekanik adalah gelombang yang dalam proses perambatannya memerlukan medium atau zat perantara. Artinya jika tidak ada medium, maka gelombang tidak akan terjadi. Contoh gelombang mekanik, diantaranya: gelombang bunyi yang zat perantaranya udara, jadi apabila tidak ada udara maka bunyi tidak akan terdengar.

Gelombang Elektromagnetik
Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang dalam proses perambatannya tidak memerlukan medium atau zat perantara. Artinya gelombang ini dapat merambat dalam keadaan apapun tanpa adanya medium. Contoh gelombang elekromagnetik diantaranya: gelombang cahaya yang terus ada dan tidak memerlukan zat perantara.

Berdasarkan Arah Getar dan Arah Rambat

Berdasarkan arah getar dan arah rambatnya, Gelombang dibagi menjadi dua, yakni:

Gelombang Transversal
Pengertian gelombang transversal adalah gelombang yang arah getarnya tegak lurus dengan arah rambatannya. Bentuk Getarannya berupa lembah dan bukit. Contohnya gelombang transversaldiantaranya dapat dilihat pada gelombang tali apabila diayunkan

Gelombang Longitudinal
Pengertian Gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah rambatnya sejajar dengan arah getarannya. Bentuk getarannya berupa rapatan dan renggangan.

Berdasarkan Amplitudo

Berdasarkan amplitudo atau simpangan terjauhnya, Gelombang dibagi menjadi dua, yakni:

Gelombang Berjalan
Gelombang berjalan adalah gelombang yang amplitudonya tetap pada setiap titik yang dilalui suatu gelombang, Contohnya yaitu gelombang pada tali.

Gelombang diam
Gelombang diam adalah gelombang yang amplitudonya berubah, Contohnya yaitu gelombang pada senar gitar yang dipetik.

Besaran Besaran Gelombang

Panjang Gelombang

Panjang gelombang adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang dalam satu periode. Pada gelombang transversal dan gelombang longitudinal, panjang gelombang adalah jarak antara dua titik yang memiliki fase gelombang yang sama.

Panjang gelombang dilambangkan dengan Î» (dibaca: lambda) dan satuan panjang gelombang adalah meter (m).

Periode Gelombang

Periode adalah waktu yang diperlukan untuk melakukan satu gelombang. Periode dilambangkan T dan satuannya adalah detik (s).

Frekuensi Gelombang

Frekuensi adalah jumlah gelombang yang terbentuk selama satu detik. Frekuensi dilambangkan dengan dan satuan frekuensi adalah Hertz (Hz).

Cepat Rambat Gelombang

Cepat rambat gelombang adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang selama satu detik. Cepat rambat gelombang dilambangkan dengan dan satuannya adalah m/s.

Rumus Gelombang

Hubungan antara cepat rambat gelombang (v), panjang gelombang (λ), periode (T), dan frekuensi (f) adalah:
rumus gelombangKeterangan:
v = cepat rambat gelombang (m/s)
λ = panjang gelombang (m)
T = periode (s)
f = frekuensi (Hz)

Contoh Soal Gelombang

1. Sebuah gelombang memiliki frekuensi 200 Hz. Apabila gelombang tersebut merambat dengan kecepatan 5 m/s, berapakah panjang gelombangnya?

Penyelesaian:

Diketahui:
f = 200 Hz
v = 5 m/s

Ditanya: λ…… ?

Jawab:
v = λ × f
λ = v/f
λ = 5/200 = 0,025
Jadi, panjang gelombangnya adalah 0,025 m = 2,5 cm

2.Sebuah gelombang dengan panjang gelombang 10 cm memerlukan waktu 0,1 s untuk menempuh satu panjang gelombang. Berapakah cepat rambat gelombang tersebut?

Penyelesaian:

Diketahui:
λ = 10 cm = 0,1 m
T = 0,1 s

Ditanya: v….. ?

Jawab:
v = λ/T
v= 0,1/0,1 = 5
Jadi, cepat rambat gelombang tersebut adalah 1 m/s.

Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang Pengertian, Manfaat, Sifat, Jenis, Besaran, Rumus dan Contoh Soal Gelombang Lengkap .  Semoga bermanfaat

30 Mei 2017

Pengertian dan Contoh Konversi Satuan Panjang, Massa, Waktu, Luas dan Volume

Pengertian dan Contoh Konversi Satuan Panjang, Massa, Waktu, Luas dan Volume - Berikut ini merupakan pembahasan tentang pengertian konversi satuan, contoh konversi satuan, macam-macam konversi satuan, konversi satuan panjang, konversi satuan massa, konversi satuan waktu, konversi satuan luas, konversi satuan volume, 1 hektar berapa meter persegi, konversi satuan berat, tabel konversi satuan lengkap, 1 ton berapa kg, 1 feet berapa meter, konversi atuan gaya, konversi satuan tekanan, sistem satuan internasional, 1 are berapa meter, 1 kuintal berapa kg, software konversi satuan, 1 ha berapa meter, 1 mil berapa meter, konversi satuan jarak, tangga satun dan satu hektar berapa meter.

Macam-macam Konversi Satuan


Mengonversikan satuan-satuan dari berbagai besaran di dalam fisika sangat penting, karena di dalam fisika banyak pengukuran dan perhitungan yang memerlukan satuan yang tepat.

a. Konversi Satuan Panjang

Mengonversi satuan panjang, berarti mengubah satuan-satuan panjang ke satuan panjang lainnya. Urutan satuan panjang mulai dari yang terpanjang sampai yang terpendek dapat dilihat dari keterangan di bawah ini.

Konversi Satuan Panjang
Gambar: Tangga Satuan Panjang

Contoh Konversi satuan panjang

Perhatikan konversi satuan panjang di bawah ini:
  • 1 km = 10 hm = 100 dam = 1.000 m = 10.000 dm =100.000 cm= 1.000.000 mm
  • 1 hm = 10 dam = 100 m = 1.000 dm = 10.000 cm = 100.000 mm = 0,1 km
  • 1 dam = 10 m = 100 dm = 1.000 cm = 10.000 mm = 0,1 hm = 0,01 km
  • 1 m = 10 dm = 100 cm = 1.000 mm = 0,1 dam = 0,01 hm = 0,001 km
  • 1 dm = 10 cm = 100 mm = 0,1 m = 0,01 dam = 0,001 hm = 0,0001 km
  • 1 cm = 10 mm = 0,1 dm = 0,01 m = 0,001 dam = 0,0001 hm = 0,00001 km
  • 1 mm = 0,1 cm = 0,01 dm = 0,001 m = 0,0001 dam = 0,00001 hm = 0,000001 km
b. Konversi Satuan Massa

Massa berbeda dengan berat. Dalam keseharian massa sering digunakan dengan berat. Massa dibawa ke manapun akan tetap nilainya. Sedangkan berat akan berbeda, karena dipengaruhi oleh gravitasi bumi.

Mengkonversi satuan massa, berarti mengubah satuan-satuan massa ke satuan massa lainnya. Urutan satuan massa mulai dari yang terbesar sampai yang terkecil dapat dilihat dari keterangan di bawah ini.
Konversi Satuan Massa
Gambar: Tangga Satuan Massa

Contoh Konversi Satuan Massa

Perhatikan konversi satuan massa di bawah ini dengan Satuan lainnya:
  • 1 ton = 1.000 kg = 103 kg
  • 1 ton = 10 kuintal = 103 kg
  • 1 kuintal = 100 kg = 102 kg
  • 1 kg = 2 pon
  • 1 pon = 5 ons
  • 1 kg = 10 ons
  • 1 kg = 0,001 ton = 10-3 ton
  • 1 gram = 0,001 kg = 10-3 kg
  • 1 miligram = 0,001 gram = 10-3 gram
  • 1 miligram = 0,000 001 kg = 10-6 kg
c. Konversi Satuan Waktu

Mengonversi satuan waktu, berarti mengubah satuan-satuan waktu ke satuan waktu lainnya. Urutan satuan waktu mulai dari yang terbesar sampai yang terkecil dapat dilihat dari keterangan di bawah ini.

Contoh Konversi satuan waktu
  • 1 hari = 24 jam
  • 1 jam = 60 menit
  • 1 menit = 60 sekon
  • 1 sekon = 1/ 60 menit
  • 1 menit = 1/ 60 jam
  • 1 jam = 3.600 sekon
  • 1 hari = 86.400 sekon
Tabel Konversi Satuan Lengkap Lainnya

Tabel Konversi Satuan Lengkap
Tabel: Konversi Satuan Lengkap

d. Konversi Satuan Luas (Persegi)

Satuan luas sering diakhiri dengan kata persegi, seperti kilometer persegi dan meter persegi. Kata
persegi dapat ditulis dengan angka pangkat dua, seperti meter persegi dapat ditulis dengan m2. Untuk lebih jelasnya perhatikan konversi satuan luas di bawah ini.

Contoh Konversi Satuan Luas

  • 1 km2 = 1.000.000 m2 = 106 m2
  • 1 hm2 = 10.000 m2 = 104 m2
  • 1 dam2 = 100 m2 = 102 m2
  • 1 dm2 = 0,01 m2 = 10-2 m2
  • 1 cm2 = 0,0001 m2 = 10-4 m2
  • 1 mm2 = 0,000001 m2 = 10-6 m2
  • 1 m2 = 100 dm2 = 102 dm2
  • 1 m2 = 10.000 cm2 = 104 cm2
  • 1 m2 = 1.000.000 mm2 = 106 mm2
  • 1 ha (hektar) = 10.000 m2
e. Konversi Satuan Volume (Kubik)

Satuan volume sering diakhiri dengan kata kubik, seperti kilometer kubik dan meter kubik. Kata
persegi dapat ditulis dengan angka pangkat tiga, seperti meter kubik dapat ditulis dengan m3.

Untuk lebih jelasnya perhatikan konversi satuan volume di bawah ini. Begitu juga perhatikan satuan lainnya seperti di bawah ini.

Contoh Konversi Satuan Volume
  • 1 km3 = 109 m3
  • 1 hm3 = 106 m3
  • 1 dam3 = 103 m3
  • 1 dm3 = 10-3 m3
  • 1 cm3 = 10-6 m3
  • 1 mm3 = 10-9 m3
  • 1 m3 = 103 dm3
  • 1 m3 = 106 cm3
  • 1 m3 = 109 mm3
Contoh Konversi Satuan Volume dengan satuan lainnya
  • 1 liter = 1 desimeter3 = 1.000 ml = 1.000 cc
  • 1 liter = 0,001 m3 = 10-3 m3
  • 1 m3 = 1.000 liter
  • 1 cm3 = 1 cc
  • 1 mililiter = 1 ml = 1 cm3
  • 1 ml = 0,001 liter = 10-3 liter
  • 1 ml = 0,000 001 m3 = 10-6 m3
Demikian pembahasan lengkap tentang konversi satuan, mulai dari pengertian masing-masing konversi satuan dilengkapi dengan contoh baik dalam bentuk tabel maupun yang lainnya secara lengkap.

19 Mei 2017

Pengertian Besaran dan Macam-macam Besaran beserta Satuannya Dalam Ilmu Fisika | GuruIPA

Pengertian Besaran dan Macam-macam Besaran beserta Satuannya - Pada pelajaran Fisika kali ini guruipa.com akan membahas tentang besaran dan satuannya. Menurut ilmu fisika setiap besaran akan memiliki satuan yang berbeda-beda. Nah mari kita pelajari secara seksama

Sebelum masuk jauh membahas tentang besaran dan satuannya menurut sistem internasional, sebaiknya kita pahami terlebih dahulu tentang definisi besaran, macam-macam besaran serta pengertian satuan.

Pengertian besaran
Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur, dihitung dan dapat dinyatakan dalam bentuk nilai-nilai dengan satuan tertentu.
Berdasarkan satuannya, besaran dibagi menjadi dua macam yaitu; besaran pokok dan besaran turunan.

Pengertian besaran pokokBesaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu. Satuan pada besaran pokok ini akan dijadikan dasar dan acuan bagi satuan besaran-besaran lainnya (besaran turunan).

Pengertian besaran turunanBesaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari satu atau lebih dari besaran pokok. Satuan dari besaran turunan ini ditentukan dari penurunan satuan besaran-besaran pokok penyusunnya.

Pengertian satuanSatuan adalah sesuatu yang dapat digunakan untuk menyatakan ukuran suatu besaran.

7 Besaran pokok dan satuannya

7 Besaran pokok dan satuannya

Setiap besaran pokok memiliki nilai standart yang telah di tentukan berlaku secara internasional. Satuan-satuan standart itu telah mengalami perkembangan.

Contohnya:

1 meter standart adalah panjang jalur yang di lalui oleh cahaya pada ruang hampa udara selama selang waktu 1/299.792.458 sekon.

1 kg standart adalah massa yang sama dengan massa kilogram standart yang terbuat dari bahan platinairidium yang sekarangdisimpan di Sevres,dekat Paris Prancis.

1 sekon standart adalahsebagai waktu yang di perlukan untuk 9.192.631.770 periode radiasi yang dihasilkan oleh atom Cesius 133.

Besaran turunan dan satuannya

Besaran turunan dan satuannya


Demikian pembahasan secara lengkap tentang pengertian besaran, baik besaran pokok maupun besaran turunan berikut pengertian satuan dilengkapi dengan besaran dan satuannya. Semoga bermanfaat.

28 Februari 2017

Tegangan Permukaan Zat Cair

Tegangan Permukaan Zat Cair – Dalam ilmu fisika ada salah satu sifat yang dimiliki fluida statis adalah permukaannya punya tegangan. Tegangan tersebut dinamakan tegangan permukaan. Tegangan permukaan zat cair adalah kecenderungan permukaan zat cair untuk meregang sehingga permukaannya nampak seolah dilapisi oleh suatu lapisan. 

Pernahkah anda mengamati ada nyamuk atau serangga kecil lainnya yang bisa berdiri atau berjalan di atas air tanpa tengggelam. Itu terjadi karena ada tegangan permukaan zat cair. Yang menjadi penyebab utama adanya tegangan permukaan adalah gaya kohesi (gaya terik menarik molekul sejenis) dari fluida atau zat cair. Setiap molekul zat cair saling menarik molekul di sekitar mereka. Gaya tari menarik ini memicu adanya ikatan yang cukup kuat antar molekul.


Tegangan Permukaan pada Air


Salah satu fluida yang kita jumpai setiap air adalahh air (H2O). Air memiliki tegangan permukaan sebesar 72 dyne/cm2 ketika suhunya 25o. Artinya sobat akan memerlukan 72 dyne untuk memcahkan tegangan permukaan air sepanjang 1 cm. Tegangan permukaan air berbanding terbalik dengan suhunya. Jika suhu air naik maka tegangan permukaannya semakin kecil. 
Pendapat bahwa mencuci pakaian dengan air panas akan lebih bersih adalah benar. Suhu yang tinggi akan menurunkan tegangan permukaan sehingga air lebih bisa membasahi pori-pori kain dengan lebih baik. Detergen sekarang banyak terkandung zat surfactan. Zat ini berfungsi menurunkan tegangan permukaan zat cair sehingga akan hasil cucian bisa lebih bersih.

Contoh Peristiwa Tegangan Permukaan Zat Cair


Sobat, ternyata banyak peristiwa melibatkan “tegangan permukaan zat cair” yang kita jumpai setiap hari, diantaranya
  1. Beberapa jenis serangga kecil bisa berjalan di atas air. Laba-laba air dapat begitu mudah bergerak cepat di atas air bukan hanya semata karena tubuhnya yang ringan dan morfologi tubuh yang mendukung, tetapi juga dikarenakan adanya tegangan permukaan zat cair.
  2. Jarum kecil bisa terapung di atas air. Jika dilihat dari massa jenisnya jarum akan lebih besar dari massa jenis air. AKan tetapi jika sobat mencoba meletakkan jarum pelan-pelan di atas air tenang jarum tersebut bisa terapung sementara. Tegangan permukaan zat cair menahan gaya berat dari jarum. Air perlu dijaga agar tidak goyang. Jika air goyang jarum dengan cepat akan  memecah tegangan permukaan dan tenggelam ke dasar.
  3. Sabun Mandi dan Detergen
  4. Produk sabun mandi dan detergen selain untuk membunuh kuman di badan juga berguna menurunkan tegangan permukaan air akan air dapat membasahi tubuh lebih sempurna dan hasilnya akan lebih bersih.


Rumus Tegangan Permukaan Zat Cair


Tegangan permukaan (gama) merupakan didefinisikan sebagai perbandingan antara gaya tegangan dengan panjang permukan tempat gaya tersebut bekerja.  Rumus fisikanya adalah :
γ = F/d
dengan Î³ = tegangan permukaan (N/m atay Dyne/cm)
d = panjag permukaan (m atau cm) dimana dilai d adalah = 2l
Contoh Soal Tegangan Permukaan Zat Cair
Sebatang kawat dibengkokkan seperti huruf U. Kemudian kawat kecil PQ yang bermassa 0,2 gram dipasang dalam kawat tersebut(perhatikan gambar). Kemudian kawat tersebut dicelupkan ke dalam cairan sabun dan diangkat vertikal sehingga ada lapisan tipis sabun di antara kawat tersebut. Ketika ditarik ke atas kawa kecil mengalami gaya tarik ke atas oleh lapisan sabung. Agar terjadi keseimbangan, maka pada kawat kecil PQ digantungkan benda dengan massa 0,1 gram. Jika panjang kawat PQ = 10 cm dan nilai gravitasi 9,8 m/s2, berapa tegangan sabun tersebut?
Soal Tegangan Permukaan Zat Cair
Pembahasan:
Diketahui : Massa kawat = 0,2 gram = 2 x 10-4 kg; Panjang kawat (l) = 10 cm = 10-1 m; Massa benda = 0,1 gram = 1 x 10-4 kg; g = 9,8 m/s2
Ditanyakan : tegangan permukaan lapisan sabun (g)
Rumus
γ = F/d ( d = 2l)
F = berat kawat ditambah berat benda = 3 x 10-4 kg x 9,8 = 2,94 x 10-3 N
γ = 2,94 x 10-3/ 2x 10-1 = 1,47 x 10-2 N/m. Jadi besarnya tegangan permukaan adalah 1,47 x 10-2 N/m.

Contoh Soal Besaran Pokok Dan Turunan

Contoh Soal Besaran Pokok dan Turunan – Materi Fisika kali ini berupa latihan soal sekaligus sebagai referensi buat bapak/ibu guru yang ingin membuat soal tentang besaran pokok, besaran turunan, dan dimensi besaran, berikut guruipa.com kumpulkan berbagai contoh soal ujian nasional terkait materi-materi tersebut. Silahkan disimak !

16 Februari 2017

30 Contoh Perubahan Kimia dan Fisika dalam Kehidupan Sehari-hari

30 Contoh Perubahan Kimia dan Fisika – Tentunya di sekolah bagi yang jurusan ipa pastilah belajar tentang fisika dan kimia dan biasanya di kedua mata pelajaran tersebut ada materi tentang perubahan fisika atau kimia. Setelah diterangkan oleh guru, biasanya guru akan memberikan tugas untuk mencari contoh lain dari perubahan fisika dan kimia yang disebutkan oleh guru. Sudah tahukah apa saja? Mari kita bahas secara lebih lanjut dan terperinci mengenai materi ini.

Kadang kita merasa sulit saat mencari contoh perubahan dari kimia dan fisika, padahal sebenarnya banyak sekali contoh dari perubahan itu yang ada di lingkungan sekitar kita, bahkan mungkin setiap hari kita selalu bersinggungan dengan perubahan kimia atau fisika ini. Mungkin juga kita tak menyadarinya, karena kita tak mengetahuinya atau bahkan acuh tak peduli. 

Sehingga tidak sadar, dan baru sadar saat ada tugas yang mengharuskan kita mencari mengenai apa saja sih contoh dari perubahan kimia dan contoh perubahan fisika ini. Nah bagi kalian yang sedang mencari, mengenai contoh perubahan ini maka telah tepat dengan datang kemari, karena saya telah menyiapkan masing masing 15 contoh dari perubahan fisika dan perubahan kimia, sehingga saya memberi judul 30 Contoh Perubahan Kimia dan Fisika.

Baiklah mari kita mulai saja pembahasan mengenai contoh contohnya seperti apa saja.

Contoh perubahan kimia : 

  1. kayu yang dibakar 
  2. petasan yang di bakar 
  3. apel yang membusuk 
  4. gula yang di larutkan ke dalam air 
  5. kertas yang di bakar menjadi abu 
  6. susu yang menjadi masam rasanya 
  7. daun yang menguning dan berubah menjadi berwarna kecoklatan 
  8. kedelai yang dijadikan tahu atau tempe 
  9. proses fotosintetis 
  10. daun yang diproses jadi pupuk kompos 
  11. nasi menjadi basi 
  12. singkong difermentasi jadi tape 
  13. kertas dibakar jadi abu 
  14. besi yang menjadi berkarat dikarenakan terkena air 
  15. pembakaran bensin pada motor/mobil

Contoh perubahan fisika : 

  1. es batu jadi air 
  2. lilin yang meleleh ketika dipanaskan 
  3. air jadi uap ketika dipanaskan 
  4. benang yang diubah jadi kain 
  5. es krim yang mencair 
  6. kayu dibuat jadi meja 
  7. aluminium dibuat jadi peralatan makan (garpu atau sendok) 
  8. batu ditumbuk jadi kerikil 
  9. beras digiling jadi tepung 
  10. tanah liat yang diubah jadi genting atau batu bata 
  11. pohon dipotong jadi balok kayu 
  12. biji kopi digiling jadi serbuk kopi 
  13. gula dilarutkan jadi air gula 
  14. kapur barus menyublim 
  15. raksa menguap 

Itulah diatas adalah 15 contoh dari masing masing perubahan kimia dan perubahan fisika, benarkan? bahwa banyak sekali contoh diatas adalah hal hal yang sebenarnya sering terjadi di lingkungan sekitar kita. Demikian lah penjabaran mengenai contoh perubahan fisika dan kimia ini, semoga artikel tentang 30 Contoh Perubahan Kimia dan Fisika ini bermanfaat dalam mengerjakan tugas dari ibu dan bapak guru di sekolah.

13 Februari 2017

Perubahan Fisika Dan Perubahan Kimia

Perubahan Fisika Dan Perubahan Kimia - Pada materi fisika kali ini guruipa.com akan membahas perubahan wujud benda. Dalam kehidupan sehari hari mungkin anda pernah mengamati terjadinya perubahan zat. Perlu anda ketahui bahwa zat adalah sesuatu yang menempati ruang serta memiliki massa.

Lalu apakah benda benda itu memerlukan tempat? Jawabannya , ya Tentu. sebagai contoh air di dalam bak mandi anda pindahkan kedalam ember , dengan demikian anda telah membuktikan bahwa air tersebut membutuhkan tempat. Dan bila anda menimbang air itu, ternyata air memiliki massa , demikian juga dengan udara yang sobat hirup sehari hari, ternyata udara juga menempati ruang serta memiliki massa.

Wujud Benda

Wujud benda dapat kita bedakan menjadi 3 yaitu :

  1. Benda berwujud padat misalnya : bolpoin, penghapus, buku, papan tulis, es batu, dan lain lain.
  2. Sifat yang benda padat yaitu; bentuknya tetap dan bisa mencair jika dipanaskan pada suhu tertentu.
  3. Benda berwujud cair misalnya: air, minyak goreng, bensin, spirtus, dan sebagainya.
Benda benda yang ada di sekitar sobat dapat dikelompokkan menjadi tiga wujud zat, yitu padat, cair dan gas .berikut ini perubahan yang dapat dialami dari ketiga wujud zat diatas.

Perubahan Wujud Zat

Perubahan wujud zat benda secara garis besar dapat di kelompokkan menjadi 2 bagian yaitu:
Perubahan Fisika
Pada sata cuaca yang panas , dan sobat habis olahraga enaknya emang minum es,, tapisobat tahu ngak cara membuat es?, Ketika air yang dimasukkan kedalam freezer akan mengalami perubahan yang semula cair menjadi padat. Lalu peruban wujud apa lagi yang dapat sobat temukan saat air dipanaskan lalu kemudian mendidih? Coba sobat cari jawabannya !

Apa Sih Perubahan Fisika Itu?
Perubahan Fisika adalah perubahan suatu zat yang tidak menghasilkan zat baru dan bersifat sementara. Contoh: es batu mencair, lilin meleleh, gula larut dalam air, dan lain-lain.
Ciri-Ciri Perubahan Fisika

- Perubahan zat hanya terjadi pada bentuknya, namun tidak disertai dengan perubahan sifatnya
- Zat hasil dari perubahan fisika dapat dikembalikan ke bentuk semula
- Sifat zat yang dimiliki sebelum dan setelah perubahan adalah sama.

Macam Macam Perubahan Fisika

- Perubahan Fisika yang berupa perubahan wujud zat,

Perubahan suatu wujud zat yang terjadi dikarenakan adanya pengaruh perubahan suhu/temperatur lingkungan. Lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut ini:

Diagram perubahan wujud zat

Berikut ini perubahan fisika suatu zat dapat kita golongkan menjadi enam enam peristiwa yaitu ;

  • Membeku
Adalah suatu peristiwa berubahya wujud suatu zat cair menjadi padat.hal ini terjadi. Dikarenakan adanya pendinginan, misalnya; air yanfg dimasukkan kedalam freezer yang kemudian berubah menjadi es batu, lilin cair yang di dinginkan dan lain lain.

  • Mencair
Adalah peristiwa berubahnya wujud suatu zat Ang tadinya padat menjadi cair. Hal ini terjadi Dikarenakan adanya kenakian suhu(panas); misalya es batu yang di diamkan dirung terbuka yang kemudian mencair, dan lilin yang dipanaskan yan

  • Menyublim
Adalah suatu peristiwa berubahnya suatu zaat yang semula padat kemudian berubah menjadi gas. Contonya,: pada kapur barus (kamper) yang disimpan di lemari pakaian yang lama kelamaan akan habis.

  • Menguap
Adalah peristiwa berubahnya wujud suatu zat dari cair manjadi gas. Misalnya air bila direbus, lama kelamaan akan menguap dan dan habis. Bensin juga bisa menguap kalau di biarkan di tempat yang terbuka telalu lama dan akan berubah menjadi gas.

  • Mengembun
Adalah peristiwa berubahnya suatu zat yang mula – mula berbentuk gas, kemudian berubah menjadi cair. Misalnya: pada ssat sobat memasak air kemudian sobat menutup pancinya, setelah airnya mendidih cobalah sobat tengok tutup psncinya, maka akan nampak bintik bintik kecil ari yang menempel di bawah tutup panci, atau pernahkah sobat pergi kelapangan pada watu pagi, padahal tadi malem tidak hujan, nah sobat dapati rumputnya menjadi basah, itulah contoh dari pengembunan.

  • Mengkristal
Adalah suatu peristiwa berubahnya suatu zaat yang semula padat menjadi gas.contohnya: berubahnya uap menjadi salju.

Perubahan Fisika Yang Berupa Perubahan Ukuran Suatu Zat,

Materi suatu zat yang berukuran besar dapat diperkecil dengan cara mekanik, seperti dipotong , dipecah, ,digiling, di gilas, ditumbuk Contoh: biji kopi yang ditumbuk menjadi serbuk kopi dan beras yang ditumbuk untuk dijadikan tepung beras.

Perubahan Fisika yang berupa perubahan volume,

Perubahnya volume yang disebabkan oleh penyusutan suatu materi karena didinginkan atau pemuaian suatu materi karena dipanaskan. Contoh: proses memuaianya rel kereta api pada siang hari karena panas dan menyusut karena dingin.

Perubahan Fisika Yang Berupa Perubahan Bentuk Zat,

Perubahan bentuk materi suatu zat yang dapat terjadi apabila dipukul, diremas, atau menggunakan alat bantu mesin. Misalnya : kayu yang berasal dari pohon dapat drubah bentuknya menjadi meja, kursi dan lemari yang dibuat dengan menggunakan alat bantu seperti pahat, gergaji dan palu,juga Tanah liat yang dapat dirubah menjadi hiasan didalam rumah, seperti guci, vas bunga, dll.
Perubahan Kimia
Perubahan Kimia Yaitu, Perubahan Suatu Zat Yang Terjadi Karena Adanya Reaksi Kimia Sehingga Menghasilkan Suatu Zat Yang Baru. Seperti; Kertas Dibakar Berubah Jadi Abu, Besi Berkarat , Dll.

Ciri-Ciri dari Perubahan Kimia

- Terjadinya perubahan susunan molekul;
– Terbentukya zat baru dengan sifat zat yang berbeda dengan sifat penyusunnya;
– dan Perubahan zat bersifat irreversibel atau (tidak dapat kembali lagi ke bentuk awal).

Macam-Macam Perubahan Kimia

1. Perubahan kimia yang menghasilkan perubahan suhu
Proses Perubahan suhu dibagi menjadi dua:

- Reaksi Eksoterm, adalah reaksi kimia yang menghasilkan energi panas (kalor) sehingga meningkatkan suhu lingkungan. Contoh; proses pembakaran petasan dan proses pembuatan api unggun

- Reaksi endoterm, adalah reaksi kimia yang membutuhkan (menyerap) energi panas sehingga menyebabkan efek dingin pada lingkungan. Contohnya garam dapur (NaCl) yang dilarutkan dalam air.

2. Perubahan Kimia yang dapat menghasilkan perubahan warna
Terjadinya perbedaan warna antara sebelum reaksi dan sesudah reaksi pada zat-zat yang bereaksi itu menunjukan adanya perubahan kimia. Contoh: perubahan pada warna kertas lakmus, berubahnya kertas lakmus biru yang menjadi merah saat dicelupkan ke larutan asam , dan kertas lakmus merah yang berubah menjadi biru saat dicelupkan ke dalam larutan basa.

3. Perubahan kimia yang dapat menghasilkan gas
Salah satu indikator dari perubahan kimia ialah,Terbentuknya gas pada proses reaksi

Contoh: logam seng (Zn) apabila direaksikan dengan larutan asam sulfat atau (H2SO4)maka akan terbentuk seng sulfat (ZnSO4) dan sejumlah gelembung-gelembung gas hidrogen.

4. Perubahan kimia yang dapat menghasilkan endapan
Hasil dari zat-zat yang bereaksi jika terbentuk suatu endapan maka termasuk perubahan kimia. Contoh: perak nitrat (AgNO3) yang dicampur dengan natrium klorida (NaCl) akan menghasilkan natrium nitrat (NaNO3) dan endapan berwarna putih perak klorida (AgCl).

Demikian Perubahan Fisika Dan Perubahan Kimia. Semoga bermanfaat

23 Januari 2017

Tabel Satuan Fisika Lengkap

Tabel Satuan Fisika Lengkap – Saat belajar fisika atau cabang ilmu eksakta yang lain kita mengenal banyak sekali rumus menentukan berbagai besaran turunan. Hasil penghitungan besaran turunan tersebut mempunyai satuan masing-masing. Bentuk satuan ada yang sesuai dengan perkalian dimensi besarannya seperti satuan volume, satuan luas, satuan kecepatan, sataun percepatan, dll. 

Macam-Macam Alat Ukur Dan Fungsinya Lengkap

Macam-Macam Alat Ukur Dan Fungsinya Lengkap – Guna menentukan nilai dari suatu besaran, entah itu besaran pokok atau besaran turunan anda tidak bisa hanya tebak atau kira-kira saja. Pengukuran dengan perasaan atau feeling itu jelas tidak valid. Utuk menentukan nilai dari suatu besaran dengan presisi diperlukan alat ukur yang sesuai dengan jenis besarannya.

Cara Menggunakan Jangka Sorong

Cara Menggunakan Jangka Sorong - Jangka sorong merupakan salah satu alat ukur dari besaran pokok panjang. Bentuknya mirip dengan kunci inggris yang rahangnya bisa digeser Alat ukur ini memiliki ketelitian hingga 0,1 mm. Bagi anda yang masih di kelas x sma sewaktu belajar fisika pasti akan melakukan praktek pengukuran dengan jangka sorong.Berikut ini sedikit panduan mengenai cara menggunakan jangka sorong dan bagaimana membacanya.

Sejarah Penemuan dan Asal Usul Jangka Sorong

Jangka Sorong

Sejarah Penemuan dan Asal Usul Jangka Sorong - Dalam ilmu fisika ada banyak sekali alat ukur yang kita kenal. Jenis dan macam dari alat ini sangat ditentukan oleh jenis besaran dan juga besar kecilnya nilai dari besaran tersebut. Jika nilai besaran tersebut lebih kecil otomatis memerlukan alat ukur dengan ketelitian yang lebih tinggi. Salah satu alat ukur panjang paling populer dan cukup presisi adalah jangka sorong atau yang dalam bahasa inggri disebut vernier calliper. Sejak kapan alat ukur ini ditemukan? Temukan jawabannya dalam sejarah jangka sorong berikut ini.

Jangka sorong pertama kali ditemukan dalam sebuah kecelakaan yang terjadi di lepas pantai italia, kecelakaan ini terkenal dengan nama “The Greek Giglio Wreck.” Dari reruntuhan kecelakaan kapal tersebut ditemukan semacam alat ukur mirip dengan jangka sorong. Jadi bisa disimpulkan bahwa bangsa yunani dan romawi kuno telah menggunakannya sebagai alat ukur.

Jangka sorong digunakan di China pada jaman dinasti Han (202 sebelum masehi hingga 220 masehi). Jangka sorong yang ditemukan dicina terbuat dari perunggu dan terdapat tanda tanggal pembuatan pada setiap jangka sorong. Jangka sorong jaman dahulu tidak sama seperti jangka sorong yang sobat lihat sekarang ini. Dahulu jangka sorong selain digunakan sebagai alat ukur benda-benda tetapi juga digunakan oleh beberapa bangsa eropa untuk menentukan arah. Fungsinya mirip dengan kompas.

Menjelang tahun 1600-an, di kota yang bernama Oranan di Perancis, seorang ahli matematika dan sains bernama Pierre Vernier (gambar bawah) menemukan jangka sorong. Ia juga yang menciptakan skala vernier (kita sering menyebutnya skala nonius) sebagaiamana disebutkan dalam bukunya yang berjudul “La construction, visage, et les proprietes fue quadrant nouvea de mathmatiques”

Pierre Vernier
Photo : Pierre Vernier
Sebagaiman sobat hitung ketahui dalam jangka sorong terdapta dua buah skala skala utama (skala tetap) dan skala nonius (vernier). Istilah skala nonius digunakan sejak sebelum abad ke-19 dan istilah tersebut ditemukan oleh Dedron Nunes, seorang berkebangsaan Spanyol.

Akan tetapi sejak awal abad ke-19 , Jerome Lalande, seorang bangasawan asal Perancis mengubah skala kembali pada skala vernier. Jangka sorong modern yang sekarang banyak sobat jumpai di laboratorium diproduksi pertama kali oleh Joseph R Brown pada tahun 1851. Ia memproduksi masal untuk dijual untuk berbagai kebutuhan teknisi dan mesin.

Sampai sekarang dikenal berbagai jenis jangka sorong dan yang paling canggih adalah jangka sorong digital. Pada jangka sorong digital sobat tidak perlu lagi repot-repot mempelajari cara menghitung dengan jangka sorong. Sobat cukup melakukan pengukuran dengan jangka sorong dengan benar kemudia melihat berapa panjang yang muncul pada layar digital. 

Demikian Sejarah Penemuan dan Asal Usul Jangka Sorong. Silahkan share jika bermanfaat.

Sumber : hubpages.com dan wikipedia.com

Penerapan Hukum Newton Pada Berbagai Macam Kasus

Penerapan Hukum Newton Pada Berbagai Macam Kasus – Kali ini guruipa akan membahas Hukum Newton lagi yang sudah tidak asing di telinga. Hukum ini telah menjadi prinsip dasar yang sangat penting di bidang mekanika. Jika anda  ingin mengetahui apa saja tentang hukum yang ditemukan oleh Issac Newton silahkan baca di postingan hukum newton.

11 Januari 2017

Perubahan Wujud Zat

Perubahan Wujud Zat – Zat selama ini kita kenal sebagai materi yang wujudnya ada 3, padat, cair, dan gas. Akan tetapi perlu anda tahu sekarang juga ada yang namanya plasma yang merupakan bentuk lanjutan dari gas. Tiap zat bisa mengalami perubahan wujud dari wujud satu ke wujud yang lain maupun sebaliknya. 


Perubahan wujud zat ini bisa terjadi karena peristiwa pelepasan dan penyerapan kalor. Untuk mengubah zat kadang kita tak perlu melakukan apa-apa, misalnya untuk mengubah es menjadi air kita cukup membiarkannya. Hal ini karena konsisi lingkungan yang ada memang mendukung perubahan wujud tersebut. Dalam beberapa kasus lain perubahan wujud zat perlu usaha lebih, bahkan ekstrim. 

Misal kita yang hidup di daerah katulistiwa akan memerlukan kulkas untuk mengubah air menjadi es. Sobat tahu nitrogen cair? dalam atmosfer nitrogen berbentuk gas dan untuk mencairkannya dibutuhkan suhu yang sangat dingin. Apalagi kalau ingin mendapatkan nitrogen padat? Dibutuhkan lebih banyak usaha lagi.

Perubahan wujud zat terjadi ketika titik tertentu tercapai oleh atam/senyawa zat tersebut yang biasanya dikuantitaskan dalam angka suhu. Semisal air untuk menjadi padat harus mencapai titik bekunya dan air menjadi gas harus mencapai titik didihnya.

Berikut ini  saya sediakan Diagram Perubahan Wujud Zat dan Berikut ini   Tabel Perubahan Zat

Diagarm Perubahan Wujud Zat
Diagarm Perubahan Wujud Zat

Tabel Perubahan Zat
Tabel Perubahan Zat

Perubahan Wujud Zat

Padat ke Cair dan Cair ke Padat

Peristiwa perubahan wujud zat dari padat ke cair kita kenal dengan mencair. Jika sobat itu es dan kemudian ingin menjadi air maka sobat perlu energi untuk atom-atom agar bisa melepaskan diri dari struktur esnya atau melewati titik leleh. Energi yang diperlukan juga tidak terlalu banyak untuk perubahan wujud zat jika dibandingkan harus merubah dari cair ke gas. Sobat hanya perlu suhu kamar untuk melihat perubahan wujud zat dari padat ke cair. Berkebalikan dengan mencair, ada membeku yaitu perubahan dari cair ke padat. Peristiwa ini diiringi dengan pelepasan energi.

Padat ke Gas dan Gas ke Padat

Perubahan wujud zat dari padat ke gas kita kenal dengan menyublim. Contoh paling sering kita lihat adalah kapur barus, kamper, atau jenis pengharum lainnya. Selain itu kalau dalam dunia pertunjukan kita kenal ada es kering untuk meciptakan efek asap. Es kering berasal dari Karbon dioksida padat (CO2). Nah untuk perubahan wujud dari gas ke padat mungkin jarang sekali di Indonesia. Sobat bisa saja pergi ke Puncak Jaya Wijaya untuk melihat embun (gas) yang berubah menjadi butiran es (salju). Peristiwa perubahan wujud dari gas ke padat ada yang menyebutnya menyublim juga tapi kalau orang luar negeri menyebutnya deposition (deposisi) atau desublimation (desublimasi).

Cair ke Gas dan Gas ke Cair

Jika sobat itu air maka anda harus cari energi yang banyak untuk molekul sobat. Energi ini digunakan untuk menggetarkan molekul-moleku air sehingga ketika energinya sudah cukup si molekul bakal bisa melepaskan diri dari wujud cairnya dan terbang bebas menjadi gas. Saat perubaha wujud zat dari cair ke gas inilah disebut menguap. Coba amati ketika merebus air pasti ada bulir-bulir air yang ada di tutup panci, itu yang di sebut mengembun. Setelah si molekul air terbebas (punya cukup energi) dan berubah menjadi gas kemudian energi yang ada terserap oleh dinding panci dan kembali lagi ke bentukk semula (air).

Perubahan Wujud Zat Gas ke Plasma

Plasma terbentuk karena ada gas yang menyerap energi. Plasma dikenal dengan wujud zat yang ke-4 selain padat, cair, dan gas. beberapa atau semua elektron di orbit atom terluar telah terpisah dari atom atau molekul. Hasilnya adalah sebuah koleksi ion dan elektron yang tidak lagi terikat satu sama lain. Karena partikel-partikel ini terionisasi (bermuatan), gas ini bertingkah laku lain dari gas biasa, contohnya, kehadiran medan elektromagnetik. Plasma ini yang sekarang sering kita dengar di iklan-iklan LCD atau TV. Plasma banyak digunakan dalam teknologi pembuatan layar lcd maupun layar tv karena bisa menghasilkan tampilan dan resolusi yang lebih baik.

Contoh Soal Fisika : Perubahan Wujud Zat

Sobat yang masih sma, pasti sering menemui soal bab kalor tentang perubahan wujud zat. Berikut contoh soal kalor yang terkait perubahan wujud zat

Soal Percampuran Es dengan Air pada suhu tertentu
Air yang bermasa 200 gram suhu 75 oC dicampur dengan es yang masanya 100 gram dan suhu -20oC berapa suhu campuran tersebut dan dalam wujud apa campurannya? Kalor jenis air = 4.200 J/kgK atau 1 kal/g°C, Kalor jenis es = kalor jenis uap air = 2.100 J/kgK atau 0,5 kal/g°C, dan Kalor lebur es = 80 kal/g atau 336.000 J/kg
Pembahasan
Sobat bisa menyelesaikan soal tersebu dengan menggunakan prinsi asas black
Qlepas = Qterima
Qlepas = Qair = mair Cair Tair
Qterima = Qes + Qlebur es
Qterima=  mes  (Ces.(0- Tes) +L)
T atau suhu akhir bisa dicari dengan rumus
        Lepas – Serap
T = ——————
total massa
kita masukkan nilai cair dan kalor lebur es
mair Cair Tair - mes  (Ces.(0- Tes) +L)
——————————————– = T
mair + mes
200.1.75 – 100 (0,5.20 + 80)
————————————— =T
200+100
15.000 – 9000
——————- = T
300
T = 20 oC
Ada lagi tipe soal kalor yang melibatkan perubahan wujud zat kaya berapa kalor yang dierlukan untuk mengubah es dari suhu min sekian hingga jadi air suhu sekian. Menjawabnya sangat mudah tinggal menambahkan kalor dari es ke suhu nol derajat + kalor lebur + kalor menaikkan suhu air
Q total = Q1 + Q2 + Q3
Tabel Contoh Perubahan Wujud Zat di Kehidupan Sehari-hari
Jenis
Perubahan Wujud Zat
Contoh Perubahan Wujud Zat
Di Kehidupan Sehari-hari
MencairMencairnyaEs Di kutub Selatan,  Es dalam suhu ruangan lama-lama akan menjadi air, Lilin yang terkena panas,
MembekuEsbatu, Danau Es
MenguapAir dalam pakaian yang dijemur menguap terkena panas matahari
MengembunTitik-titik air di dalam panci ketika merebus air, munculnya butir-butir air di bagian luar gelas yang di dalamnya terdapat minuman dingin, munculnya embun di pagi hari
MenyublimKapur barus, kamper, es kering, butiran es yang tiba-tiba muncul di dalam kulkas,


Demikian Perubahan Wujud Zat. Semoga bermanfaat 

Elastisitas Fisika Dan Contoh Soalnya

Elastisitas Fisika dan Contoh Soalnya – Benda umumnya terbagai dalam 3 wujud yaitu padat, cair, dan gas. Sebenarnya masih ada satu lagi wujud dari benda yaitu plasma. Masing-masing wujud memiliki sifat dan keunikan masing-masing. Kali ini kita akan belajar mengenai salah satu keunikan dari beberapa benda berwujud padat, yaitu elastisitas.

2 Januari 2017

Pengertian Hukum Kepler I, II, Dan III Dan Contoh Soalnya

Pengertian Hukum Kepler I, II, Dan III Dan Contoh Soalnya – Pada tahun 1600-an seorang astronom dan juga matematikawan asal Jerman bernama Johannes Kepler sang penemu hukum kepler mengusulkan hukum tentang gerakan planet di tata surya. Dengan berbekal penelitian dan data yang ia dapat dari sang guru “Tycho Brahe“, ia berhasil menemukan hukum yang menggambarkan gerakan planet-planet yang mengitari matahari sebagai pusat tata surya.

31 Desember 2016

Hukum Gravitasi Newton Dan Contoh Soalnya


Hukum Gravitasi Newton Dan Contoh Soal - Pada kesempatan kali ini guruipa akan membahas Hukum Gravitasi Newton, Rumus Hukum Gravitasi Newton dan Contoh Soal Hukum Gravitasi Newton.

29 Desember 2016

Pengertian dan Rumus Gaya Gravitasi

Rumus Gaya Gravitasi – Seorang anak berumur 8 tahun ketika melihat apel jatuh ke tanah, terbetik dalam hatinya “Mengapa buah apel jatuh dari pohonnya ke bawah (bumi)?“ Mengapa buah tersebut tidak jatuh ke langit? Rasa keingintahuan yang besar dan usaha yang keras akhirnya anak itu berhasil menemukan jawabannya. Ia adalah Penemu Hukum Gaya Gravitasi, Sir Isaac Newton

16 Desember 2016

Pengertian Gerak Melingkar Berubah Beraturan dalam Ilmu Fisika dan Contoh Soal

Pengertian Gerak Melingkar Berubah Beraturan dalam Ilmu Fisika dan Contoh Soal - Setelah membahas gerak melingkar beraturan admin guru ipa akan membahas gerak melingkar berubah beraturan sebagaimana dalam pembahasan gerak lurus (GLB) terdapat gerak lurus berubah beraturan (GLBB), pada gerak melingkar juga dikenal gerak melingkar berubah beraturan (GMBB). Jika perubahan percepatan searah dengan kecepatan, maka kecepatannya akan meningkat. Jika perubahan percepatannya berlawanan arah dengan kecepatan, maka kecepatannya menurun.

15 Desember 2016

Pengertian Gerak Melingkar Beraturan dalam Ilmu Fisika beserta Contoh Soalnya

Pengertian Gerak Melingkar Beraturan dalam Ilmu Fisika beserta Contoh SoalnyaDalam ilmu fisika gerak melingkar dibagi menjadi dua, yaitu gerak melingkar beraturan dan gerak melingkar berubah beraturan. Pada kesempatan ini admin GuruIPA akan mencoba memaparkan gerak melingkar beraturan terlebih dahulu.

14 Desember 2016

Pengertian Gerak Melingkar dan Macam-macam Gerak Melingkar

Pengertian Gerak Melingkar dan Macam-macam Gerak Melingkar - Pengertian Gerak Melingkar, macam-macam gerak melingkar, Apakah Gerak melingkar Beraturan itu? Apakah Gerak melingkar Berubah Beraturan itu?, pengertian GMB, Pengertian GMBB.